5 Inspirasi Gaya Mix And Match Hijab Di Bulan Ramadhan

Pasti selama bulan Ramadhan ini, Sahabat disibukkan dengan berbagai macam kegiatan bersama keluarga dan teman-teman sebaya. Entah acara buka bersama, bakti sosial dan juga sahur bersama. Berikut ini ada 5 inspirasi gaya yang bisa sahabat jadikan referensi untuk bergaya saat menghadiri acara selama bulan puasa.

See More »

Anda berada disini: Beranda / FYI Sahabat

Mengenal Rupiah: Serba-Serbi Instrumen Pembayaran Tunai Indonesia

FYI Sahabat | 0 Komentar

Halo Sahabat Cewek! Sudah tahu dong pastinya, kalau pada senin, 19 Desember 2016, Bank Indonesia meluncurkan desain baru mata uang Rupiah? Informasi tentang tampilannya sudah banyak tersebar di mana-mana, termasuk di media sosial. Sahabat pasti nggak bakal bingung dan bertanya-tanya lagi seperti apa wujudnya. Tapi, daripada melulu soal desain, kamu pernah penasaran nggak sih tentang bahan yang dipakai untuk membuat instrumen pembayaran tunai ini, ada berapa jumlah pecahaan Rupiah yang berlaku dan beredar, ciri dan karakteristik, serta unsur pengamannya? Penasaran? Berikut tim Sahabat Cewek rangkum untuk kamu! 

1.     Kertas & Logam

Ini adalah pengetahuan yang paling mendasar, dan semua orang Indonesia yang menggunakan uang sebagai alat tukar transaksi pasti tahu kalau ada 2 jenis yang beredar; bentuk kertas dan logam. Ada 7 pecahan yang beredar saat ini untuk bentuk kertas, yaitu, Pecahan Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000. Serta 4 pecahan untuk logam, yaitu, Rp 100, Rp 200, Rp 500, dan Rp 1.000. Untuk yang berbentuk kertas, terbuat dari serat kapas dan plastik, sedangkan bentuk logam dari bahan alumunium, nikel, dan kuningan. Uang kertas dengan unsur plastik sendiri sudah pernah dikeluarkan oleh Bank Indonesia di pecahan Rp 100.000 tahun 1999, yang dicetak di Australia. Kenapa mesti harus dicetak di luar negeri? Karena alat yang dimiliki di Indonesia waktu itu belum memadai, dan jarak Australia masih dekat dengan Indonesia.

2.      Dicetak Di Pabrik Peruri

Pembuatan uang, baik kertas maupun logam, melalui serangkaian proses yang rumit, karena harus memenuhi standar keamanan untuk menghindari pemalsuan, demi ketahanan untuk waktu yang lama, bahkan keindahan. Dan satu-satunya perusahaan yang diberi kewenangan oleh Bank Indonesia (BI) adalah Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia), yang lokasi produksinya ada di kawasan Industri Karawang, Jawa Barat, tepatnya di desa Parung Mulya. Walau berbentuk kertas, bahan yang digunakan bukan sembarang kertas, melainkan kertas khusus yang hanya diperoleh dari BI. Dengan bahan-bahan ini, uang kertas menjadi tahan lama, baik ditekuk berkali-kali dan tidak mudah robek. Jadi, terbayang dan jadi paham dong, kalau membuat uang kertas memang nggak bisa dengan kertas pada umumnya?

3.     Proses Rumit

Ada beberapa tahapan untuk mencetak uang dengan kualitas yang baik, sehingga sesuai kualifikasi untuk diedarkan. Dimulai dari proses engraving (pembuatan desain dan gambar baku), offset printing (proses cetak di kedua sisi dengan warna dasar), intaglio printing (penyempurnaan proses cetak dari offset printing lalu cetak warna hologram), penyimpanan dan inspeksi, penomoran, inspeksi akhir, proses pemotongan dari bentuk bilyet (sebesar 2 halaman koran/45 lembar uang kertas), dan terakhir finishing serta pengemasan untuk dikirim ke BI. Karena bahannya langsung dari BI, nggak bisa tuh Perum Peruri mencetak uang lebih atau kurang. Dan uang yang tidak lolos inspeksi pun harus dikirim kembali bersamaan dengan uang yang lolos inspeksi.

4.     Masih Bisa Tukar Uang Keluaran Lama

Kalau kamu atau orang tua masih memiliki uang keluaran lama, ternyata masih bisa ditukar lho, Sahabat! Tapi ingat, nggak bisa sembarangan karena ada batas waktunya. Saat ini, ada 35 uang keluaran lama yang masih bisa segera kamu tukarkan. Untuk informasi lebih lengkap, bisa membuka tautan dari Bank Indonesia berikut:

UANG YANG DICABUT DAN DITARIK DARI PEREDARAN  YANG MASIH DAPAT DITUKARKAN OLEH MASYARAKAT.

5.     Uang Khusus

BI nggak hanya mengeluarkan uang dengan pecahan dan desain yang banyak beredar. Ada uang dengan desain khusus yang dikeluarkan untuk memperingati momen tertentu; seperti 50 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, 100 Tahun Pemimpin RI, dan lain sebagainya.

Gimana Sahabat, lumayan bertambah ‘kan pengetahuan kamu tentang mata uang negara kita? Walau sekilas, semoga kamu jadi tahu lebih dalam tentang mata uang yang kita gunakan sehari-hari dan makin cinta biar nilai tukarnya menguat dengan mata uang negara lain. Ssssttt, walau desain yang baru berwarna cerah, ingat untuk terus menabung, ya! (DAM)

Foto & Rujukan: Dok. Bank Indonesia (BI)

Komentar :


Nama
Email
Komentar

Media Sosial

Ikuti kami

Tentang Kami

Komentar Terbaru

Wah...
Nama: Hani di Ayo Belajar Public Speaking!

Penasaran...
Nama: Tuty Queen di Vino G Bastian Jadi Sosok “Family Man”

Apakah...
Nama: Zoey Anderson di Jangan Jadi “Penyakitan” di Usia Produktif Akibat Rokok

Hubungi Kami